HUKUM PERTAMA
TERMODINAMIKA (AZAS KEKEKALAN ENERGI)
Hukum I Termodinamika : Hukum kekekalan masa dan energi, yaitu : energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.
Secara matematis dirumuskan sbb :
Jika dalam suatu sistem terjadi perubahan
energi, maka besarnya perubahan energi ini ditentukan oleh dua faktor
1) energi panas yang diserap (q)
2) usaha (kerja) yang dilakukan oleh sistem (w)
Hukum I Termodinamika dirumuskan sebagai:
Hukum kekekalan masa dan energi, yaitu : energi
tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan
∆U = q + w
∆E = ∆U = perubahan energi
dalam
q = kalor yang diserap atau dilepas oleh
sistem
W = kerja yang dilakukan
atau diterima oleh sistem
Sistem menerima kalor, q bertanda positif
Sistem membebaskan kalor, q bertanda negatif
Sistem melakukan kerja, w bertanda negatif
Sistem menerima kerja, w bertanda
positif
Soal
1. Dalam suatu proses, sistem melepaskan
kalor 125 kJ dan menerima kerja sebanyak 500 J, berapakah perubahan energi
dalam sistem?
2. Suatu reaksi menyerap kalor sebanyak 100 kJ dan menerima kerja sebanyak 5 kJ, tentukan nilai ∆E, q dan w reaksi tersebut.
Persamaan Termokimia
Persamaan Termokimia adalah persamaan kimia yang dilengkapi dengan harga perubahan entalpi.[6]
Contoh persamaan termokimia:
1. Reaksi 1 mol gas metana dengan 2 mol gas oksigen yang menghasilkan karbon dioksida dan air membebaskan kalor sebesar 802,3 kJ pada temperatur 298K (25oC) dan tekanan 1 atm. Persamaan termokimianya dapat ditulis:
CH4 (g) + 2O2(g) à CO2(g) + 2H2O (g)
ΔH = -802,3 kJ/mol
2. Reaksi karbon dan gas hidrogen membentuk 1 mol gas etuna (C2H2) pada temperatur 25oC dan tekanan 1 atm membutuhkan kalor sebesar +226,8 kJ. Persamaan termokimianya dapat ditulis:
2C(s) + H2(g) à C2H2(g) ΔH = +226,8 kJ/mol
Persamaan termokimia
Pada suhu 0 °C dan tekanan 1 atm, es meleleh membentuk air yang mencair. hasil pengukuran menunjukkan bahwa untuk setiap mol es yang diubah menjadi cair pada keadaan ini,sejumlah 6,01 kilojoule (kJ) energi diserap oleh sistem (es). karena ΔH bernilai positif,perubahan ini merupakan proses endotermik,seperti yang diharapkan untuk pelelehan es yang menyerap energi. persamaan untuk perubahan fisika ini adalah
H2O (s) →H2O(l) ΔH = 6,01 kJ
sebagai contoh lain, perhatikan pembakaran metana (CH4),komponen utama gas
CH4(g) + 2O2(g) →CO2(g) + 2H2O(l) ΔH = -890,4 kJ
berdasarkan pengamatan diatas bahwa pembakaran gas alam melepaskan kalor ke lingkungannya,sehingga prosesnya eksotermik dan ΔH harus bernilai negatif. persamaan untuk pelelehan es dam pembakaran metana adalah contoh-contoh persamaan termokimia (thermochemical equation),yang menunjukkan perubahan entalphi sekaligus hubungan massa.[1]
Jenis-jenis perubahan entalpi standar.
1. Perubahan entalpi pembentukan standar (ΔHof),
2. Perubahan entalpi penguraian standar (ΔHod),
3. Perubahan entalpi pembakaran standar ( ΔHoc).
4. Perubahan entalpi netralisasi (ΔHon)
5. Perubahan entalpi penguapan (ΔHovap)
6. Perubahan entalpi pelarutan (ΔHopelarutan)
7. Perubahan entalpi sublimasi (ΔHos)
8. Perubahan entalpi atomisasi (ΔHoatomisasi)
9. dan lain lain
Perubahan entalpi standar
Perubahan entalpi
reaksi yang diukur pada temperatur 25oC (298 K) dan tekanan 1 atm
disepakati sebagai perubahan entalpi standar, dinyatakan dengan simbol ΔHo
Jenis-jenis perubahan entalpi standar.
1. Perubahan entalpi
pembentukan standar (ΔHof),
2. Perubahan entalpi
penguraian standar (ΔHod),
3. Perubahan entalpi
pembakaran standar ( ΔHoc).
1)
Perubahan Entalpi Pembentukan Standar (ΔHof)
Perubahan entalpi pembentukan
standar (ΔHof), adalah kalor yang dikeluarkan atau
diserap pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsure-unsurnya pada suhu 25oC
(298 K) dan tekanan 1 atmosfer.
Contoh :
H2 (g) + ½O2
(g) à H2O (l)ΔHof
= -285,8 kJ/mol
H2 (g) + ½O2
(g) à H2O (g)ΔHof
= -241,8 kJ/mol
Misal
reaksi
pembentukan 1 mol H2SO4
memiliki nilai ΔH = - X kJ/mol
H2(g) + S(s) +2O2(g) à H2SO4(l) ΔH = - X kJ/mol
Maka
reaki
pembentukan 2 mol H2SO4 memiliki nilai ΔH = - 2X kJ
2H2(g) + 2S(s) + 4O2(g) à 2H2SO4(l) ΔH =
- 2X kJ
Berdasarkan perjanjian, perubahan entalpi untuk unsur-unsur dalam bentuk paling stabil memiliki nilai sebesar 0 kj/mol.
Contoh :
ΔHof C(s) = 0
ΔHof N2(g) = 0 ΔHof O2(g) = 0
ΔHof H2(g) = 0 ΔHof Fe (s) = 0