6A. VIRTUAL KALORIMETER ∆H PELARUTAN

VIRTUAL KALORIMETER  ∆H PELARUTAN

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis reaksi eksoterm dan endoterm
  2. Memanfaatkan virtual kalorimeter untuk mengetahui reaksi eksoterm dan endoterm.
  3. Memanfaatkan virtual kalorimeter untuk mengetahui nilai ∆H suatu pelarutan senyawa garam.
  4. Menghitung nilai ∆H suatu reaksi pelarutan berdasar percobaan menggunakan virtual kalorimeter.Tujuan Pembelajara
Apersepsi 
Apakah kalor atau energi yang diserap atau dilepas dari suatu reaksi dapat diukur ?
jika dapat diukur maka alat yang dipakai untuk mengukur kalor suatu reaksi adalah ?

Gambar Kalorimeter Sedehana

          


CONTOH SOAL & PEMBAHASAN



    Hukum kekekalan energi : Qreaksi =   ̶ Qlingkungan

     Jika lingkungan yang dipakai hanya larutan maka 

      Qreaksi =   ̶  Qlarutan

     Jika Qlarutan negatif maka Qreaksi menjadi positif

     Jika Qlarutan  positif maka Qreaksi menjadi negatif


     Catatan :

     Perhatikan pertanyaan untuk nilai ΔH

     Nilai ΔH untuk pelarutan 10 gram NaOH berbeda dengan nilai ΔH untuk pelarutan 1 mol NaOH

 Kerjakan Lebih Dahulu 



email guru: farqim2materi@gmail.com
grup level : Tuliskan kelas anda contoh XI F . . .  

   ============================================

Tambahan Soal Latihan

Kerjakan soal berikut  di buku catatan anda kemudian difoto , simpan di G Drive masing masing siswa kemudian upload di G Form dengan link :  


https://forms.gle/p7qun2iex3unsHWX9



SOAL NO 1

SOAL NO 2




Kerjakan soal no 3 s/d 10  di buku catatan anda kemudian difoto , simpan di G Drive masing masing siswa kemudian upload di G Form dengan link :  


https://forms.gle/p7qun2iex3unsHWX9


Catatan :
Nama file gunakan : nama tugas - nama lengkap – no presensi


SOAL NO 3
 Bila 50 mL larutan NaOH 1 M direaksikan dengan 50 mL larutan HCI 1 M ke dalam alat kalorimeter menyebabkan kenaikkan suhu larutan dari 27 °C menjadi 37 °C.  Bila kalor jenis larutan dianggap sama dengan air yaitu 4,2 joule/g°C,  (ρ larutan = 1 g/mL) maka tentukan harga perubahan entalpi standar reaksi berikut!  

NaOH(aq) + HCl(aq) à NaCl(aq) + H2O(l)

Mmol NaOH = 50 mL x 1 M = 50 mmol  (= 0,05 mol)

Mmol HCl = 50 mL x 1 M = 50 mmol  (= 0,05 mol)


SOAL NO 4
Dalam pelarutan X gram suatu senyawa garam dengan massa molar 85 gram/mol dalam kalorimeter yang berisi 200 mL air  terjadi penurunan suhu air dari 25oC menjadi 20oC, jika kalor jenis air 4,2 J/g oC dan kalor yang dilepas oleh kalorimeter diabaikanserta ∆Hsolution  senyawa garam tersebut = 2100 J/mol , Maka tentukan besarnya nilai X  
   a. Jika masa larutan dianggap sama dengan masa air (massa senyawa garam dianggap tidak menambah massa larutan)
   Dengan langkah penyelesaian

ü  Hitung kalor yang diserap oleh larutan (Q larutan)

ü  Bandingkan Q reaksi dari X gram senyawa dengan Q reaksi untuk satu mol senyawa tersebut.

ü  Hitung nilai X


    b. Jika masa larutan = masa air + masa garam = 200 + X


SOAL NO 5
Diketahui beberaapa reaksi termokimia

     NaOH(s) à NaOH(aq)      ∆H = a kkal 

     NaOH(s) + HCl(aq) à NaCl(aq) + H2O(l)  ∆H = b kkal  

     NaOH(aq) + HCl(aq) à NaCl(aq) + H2O(l)  ∆H = c kkal  

   Catatan : Reaksi pelarutan NaOH dan reaksi asam + basa merupakan reaksi eksoterm sehingga dalam diagram tingkat energi arahnya kebawah.

Buatkan :

a.      Diagram siklus

b.     Diagram tingkat energi

c.    Menurut hukum Hess, maka tuliskan hubungan a , b dan c      

      

      Langkah penyelesaian untuk menggambar diagram siklus / tingkat energi.

ü  Tentukan keadaan awal

ü  Tuliskan salah satu zat hasil reaksi dari reaksi yang diketahui 


SOAL NO 6
Pelarutan 17 gram NaNO3 dalam 100 gram air terjadi penurunan suhu dari 25oC menjadi 20oC dalam kalorimeter. Jika kalor jenis larutan 4,184 J/g oC  dan kapasitas kalor kalorimeter adalah 20 J/oC, 
a. hitung Q larutan
b. hitung Q kalorimeter
c. berapakah nilai Q reaksi
d. tentukan reaksi tersebut termasuk reaksi eksoterm atau endoterm
e. hitung ∆H pelarutan 1 mol NaNO3 (Ar Na= 23, N= 14, O= 16)

SOAL NO 7
Pada penetralan 100 mL larutan Ca(OH)2 0,2 M dengan 100 mL larutan HCl 0,3 M terjadi kenaikan suhu larutan sebesar  100C. Jika kapasitas kalor wadah 2,1 J/K dan kalor jenis larutan dianggap adalah  4 Jg-1K-1, (massa jenis larutan = 1 g/mL) maka perubahan entalpi reaksi netralisasi adalah . . . . . kJ/mol

Langkah mengerjakan

a. Hitung Qlarutan

b. Hitung Qwadah

c. Mol Ca(OH)2 dan mol HCl

d. lengkapi tabel berikut

e. Tuliskan persamaan reaksinya dan tenrukan mol H2O yang terbentuk

f. Tentukan perubahan entalpi reaksi netralisasi


SOAL NO 8

Dalam percobaan kalorimeter dilakukan 3 kali perhitungan ∆H

a.   Sebanyak 2 gram NaOH (massa molar 40 gram/mol) direaksikan dengan 100 mL HCl 0,5 M, jika suhu larutan HCl mula mula 27oC dan setelah bereaksi dengan NaOH suhu larutan menjadi 37oC. kalor jenis larutan = 4,2 J/g oC

Tentukan nilai ∆H reaksi tersebut jika penambahan massa NaOH tidak mengubah volume larutan dan ρ larutan = 1 gram/mL. 

Reaksi : NaOH(s)  +  HCl(aq)  à NaCl(aq)  +  H2O(l

Dengan tahapan penyelesaian:

ü  Hitung mol NaOH

ü  Hitung mol HCl

ü  Hitung Q larutan

ü  Hitung Q reaksi

ü  Tentukan nilai ∆H reaksi


 b. Sebanyak 2 gram NaOH (massa molar 40 gram/mol) dilarutkan ke dalam 50 mL air, jika      suhu air mula mula 25oC dan setelah NaOH larut semua suhu larutan menjadi 30oC. 

    kalor jenis larutan = 4,2 J/g oC

Tentukan nilai ∆H pelarutan NaOH tersebut jika penambahan massa NaOH tidak mengubah volume air dan ρ larutan = 1 gram/mL. 

Dengan tahapan penyelesaian:

ü  Hitung mol NaOH

ü  Hitung Q larutan

ü  Hitung Q reaksi

ü  Tentukan nilai ∆H pelarutan NaOH tersebut


c.  Sebanyak 50 ml larutan NaOH yang terbentuk dari percobaan b direaksikan dengan 50 mL HCl 1 M jika suhu mula mula kedua larutan 27oC dan setelah direaksikan suhu larutan menjadi 35oC.   kalor jenis larutan = 4,2 J/g oC

      Tentukan nilai ∆H reaksi tersebut jika ρ larutan = 1 gram/mL.

            Reaksi : NaOH(aq)  +  HCl(aq)  à NaCl(aq)  +  H2O(l)

Dengan tahapan penyelesaian:

ü  Hitung molaritas NaOH dari percobaan b

ü  Hitung mol HCl

ü  Lengkapi tabel reaksi dibawah ini

 

 

NaOH(aq)

+  HCl (aq)

à

NaCl(aq)

+  H2O(l)

 

50 ml . . .  M

50 ml 1 M

 

 

 

mol Awal

. . .

. . .

 

 

 

mol mol Reaksi

. . .

. . .

 

. . .

. . .

mol Akhir

. . .

. . .

 

. . .

. . .

 

ü  Hitung Q larutan

ü  Hitung Q reaksi

ü  Tentukan nilai ∆H pelarutan NaOH tersebut


   d. Gambarkan diagram siklus ketiga reaksi tersebut dan tuliskan hubungan dari ketiga ∆H dari reaksi reaksi tersebut.



SOAL NO 9

 Untuk menemukan kapasitas panas spesifik (J/goC. ) suatu zat padat dengan memanaskan 20 gram suatu padatan dalam tabung reaksi hingga 100oC dan secara hati – hati memasukkannya ke dalam 50 gram air dalam calorimeter coffe-cup. Suhu air berubah dari 25oC menjadi 30oC. (kalor jenis air = 4,2 J/goC.

Dengan tahapan penyelesaian:

ü  Hitung Q yang diserap air

ü  Gunakan asas Black (Q padatan = Q air )

ü  Tentukan nilai kapasitas panas spesifik zat padat tersebut.



Kapasitas panas spesifik (kalor jenis) zat padat adalah jumlah energi panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kilogram zat padat sebesar 1 derajat Celsius

Qzat padat = m x cpadat  x ∆T

Q = energi panas (Joule)

m = massa zat

c = kapasitas panas spesifik (J/kgoC)

     ∆T = perubahan suhu (oC atau K)

 

Kapasitas panas zat padat adalah besaran yang menunjukkan jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu suatu zat padat sebesar satu derajat.

Satuan internasionalnya adalah Joule per Kelvin (J/K).

Qzat padat = Cpadat  x ∆T



SOAL NO 10

    Dalam kalorimeter dicampurkan 100 mL larutan H2SO4 1 M dan 100 mL larutan NaOH 1 M  jika suhu mula mula larutan H2SO4 dan NaOH adalah 25oC dan suhu setelah pencampuran sebesar 35 °C.

    Massa jenis larutan adalah 1 gram/mL dan kalor jenis larutan 4,2 J/gram 0 C, kalorimeter dianggap tidak menyerap panas.  

    Hitung perubahan entalpi reaksi H2SO4 + 2NaOHà Na2SO4 + 2H2O dalam J/mol

Dengan tahapan penyelesaian:

ü  Hitung Q larutan

ü  Hitung mol H2SO4

ü  Hitung mol NaOH

ü  Hitung mol H2O yang terbentuk

ü  Hitung Q reaksi

ü  Tentukan nilai ΔH reaksi tersebut.






Tidak ada komentar:

Postingan Populer