VIRTUAL KALORIMETER ∆H PELARUTAN

VIRTUAL KALORIMETER  ∆H PELARUTAN

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis reaksi eksoterm dan endoterm
  2. Memanfaatkan virtual kalorimeter untuk mengetahui reaksi eksoterm dan endoterm.
  3. Memanfaatkan virtual kalorimeter untuk mengetahui nilai ∆H suatu pelarutan senyawa garam.
  4. Menghitung nilai ∆H suatu reaksi pelarutan berdasar percobaan menggunakan virtual kalorimeter.Tujuan Pembelajara
Apersepsi 
Apakah kalor atau energi yang diserap atau dilepas dari suatu reaksi dapat diukur ?
jika dapat diukur maka alat yang dipakai untuk mengukur kalor suatu reaksi adalah ?

Gambar Kalorimeter Sedehana

          


CONTOH SOAL & PEMBAHASAN



    Hukum kekekalan energi : Qreaksi =   ̶ Qlingkungan

     Jika lingkungan yang dipakai hanya larutan maka 

      Qreaksi =   ̶  Qlarutan

     Jika Qlarutan negatif maka Qreaksi menjadi positif

     Jika Qlarutan  positif maka Qreaksi menjadi negatif


     Catatan :

     Perhatikan pertanyaan untuk nilai ΔH

     Nilai ΔH untuk pelarutan 10 gram NaOH berbeda dengan nilai ΔH untuk pelarutan 1 mol NaOH

 Kerjakan Lebih Dahulu 


   ============================================

Tambahan Soal Latihan

Kerjakan soal berikut  di buku catatan anda kemudian difoto , simpan di G Drive masing masing siswa kemudian upload di G Form dengan link :  https://forms.gle/qH9Y3aKMeHfvpGb28


SOAL NO 1

SOAL NO 2



SOAL NO 3
 Bila 50 mL larutan NaOH 1 M direaksikan dengan 50 mL larutan HCI 1 M ke dalam alat kalorimeter menyebabkan kenaikkan suhu larutan dari 27 °C menjadi 37 °C.  Bila kalor jenis larutan dianggap sama dengan air yaitu 4,2 joule/g°C,  (ρ larutan = 1 g/mL) maka tentukan harga perubahan entalpi standar reaksi berikut!  

NaOH(aq) + HCl(aq) à NaCl(aq) + H2O(l)

Mmol NaOH = 50 mL x 1 M = 50 mmol  (= 0,05 mol)

Mmol HCl = 50 mL x 1 M = 50 mmol  (= 0,05 mol)


SOAL NO 4
Dalam pelarutan X gram suatu senyawa garam dengan massa molar 85 gram/mol dalam kalorimeter yang berisi 200 mL air  terjadi penurunan suhu air dari 25oC menjadi 20oC, jika kalor jenis air 4,2 J/g oC dan kalor yang dilepas oleh kalorimeter diabaikanserta ∆Hsolution  senyawa garam tersebut = 2100 J/mol , Maka tentukan besarnya nilai X 

a.    Jika masa larutan dianggap sama dengan masa air

b.    Jika masa larutan = masa air + masa garam = 200 + X


SOAL NO 5
Diketahui beberaapa reaksi termokimia

     NaOH(s) à NaOH(aq)      ∆H = a kkal 

     NaOH(s) + HCl(aq) à NaCl(aq) + H2O(l)  ∆H = b kkal  

     NaOH(aq) + HCl(aq) à NaCl(aq) + H2O(l)  ∆H = c kkal  

     Menurut hukum Hess, maka tuliskan hubungan a , b dan c      


SOAL NO 6
Pelarutan 17 gram NaNO3 dalam 100 gram air terjadi penurunan suhu dari 25oC menjadi 20oC dalam kalorimeter. Jika kalor jenis larutan 4,184 J/g oC  dan kapasitas kalor kalorimeter adalah 20 J/oC, maka ∆H pelarutan 1 mol NaNO3 (Ar Na= 23, N= 14, O= 16)

SOAL NO 7
Pada penetralan 100 mL larutan Ca(OH)2 0,2 M dengan 100 mL larutan HCl 0,3 M terjadi kenaikan suhu larutan sebesar  100C. Jika kapasitas kalor wadah 2,1 J/K dan kalor jenis larutan dianggap adalah  4 Jg-1K-1, (massa jenis larutan = 1 g/mL) maka perubahan entalpi reaksi netralisasi adalah . . . . . kJ/mol

Langkah mengerjakan

a. Hitung qlarutan

b. Hitung qwadah

c. Mol Ca(OH)2 dan mol HCl

d. Tuliskan persamaan reaksinya dan tenrukan mol H2O yang terbentuk

e. Tentukan perubahan entalpi reaksi netralisasi




Tidak ada komentar: