PERTEMUAN 3 A (KESETIMBANGAN DINAMIS & ASAS LE CHATELIER)

 PERTEMUAN 3 A

(KESETIMBANGAN DINAMIS & ASAS LE CHATELIER)




PERGESERAN KESETIMBANGAN

KD  3.9.  Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dan penerapannya dalam industri

KD. 4.9. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil


Pertemuan 3

Indikator Pencapaian Kompetensi

  1. Menjelaskan kesetimbangan dinamis.

  2. Menjelaskan arah pergeseran kesetimbangan dengan menggunakan azas Le Chatelier

  3. Menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volum pada pergeseran kesetimbangan melalui percobaan atau data percobaan.

  4. Menjelaskan kesetimbangan homogen dan heterogen.




Reaksi Kimia dapat dibedakan:

1. Reaksi Habis

  Fe +  2HCl à FeCl2 + H2(g)

Reaksi  akan berhenti jika salah satu pereaksi atau kedua pereaksi tersebut habis, maka setelah reaksi berhenti pasti :

Jumlah mol FeCl2 + mol H2 > mol Fe + mol HCl

2. Reaksi Kesetimbangan

Ciri – ciri reaksi kesetimbangan

a)     Reaksi reversible (dapat balik) dengan kecepatan yang sama

b)     Reaksi terus berlangsung (dinamis)

c)     Perubahan yang terjadi secara mikroskopis

d)     Walaupun reaksi terus berlangsung, tetapi jumlah zat yang ada tetap (konstan).


Pada reaksi : aA  +  bB     ó  cC  +  dD

Saat setimbang kemungkinan yang dapat terjadi:

  1. mol A + mol B > mol C + mol D

  2. mol A + mol B = mol C + mol D
  3. mol A + mol B < mol C + mol D

Untuk Reaksi Kesetimbangan A <=> B

Maka Saat setimbang ada 3 kemungkinan yang terjadi:

  1. [A] > [B]

  2. [A] = [B]

  3. [A] < [B]


Perhatikan gambar di bawah ini

sumber gambar : Macromedia Flash Penerbit Erlangga


KESETIMBANGAN DINAMIS

Ada reaksi dapat balik yang tidak tuntas, yaitu zat yang direaksikan tidak bisa habis, karena zat hasil reaksi bereaksi kembali membentuk zat pereaksi. Reaksi ini akan berlangsung bolak balik terus menerus tidak pernah berhenti, inilah yang disebut Reaksi Kesetimbangan Dinamis.

 

Contoh reaksi:   FeCl3(aq) + KSCN(aq)  <=> Fe(SCN)Cl2 (aq) + KCl (aq)

Reaksi kesetimbangan ion :   Fe3+ + SCN-   <=>   Fe(SCN)2+

                                      Kuning      tak warna     Merah darah



Kesetimbangan Dinamis :

- Secara makroskopis reaksi terlihat berhenti.

- Secara  mikroskopis (ukuran molekuler) reaksi tetap berlangsung, artinya tetap terjadi reaksi ke kanan dan ke kiri dengan laju yang sama.

 

Syarat reaksi mencapai kesetimbangan:

1.   Reaksi dua arah (reaksi bolak-balik , jenis reaksi harus reaksi yang reversible)

2.   Laju reaksi ke kanan = laju reaksi ke kiri.

 

Keadaan kesetimbangan

  • Kesetimbangan kimia tercapai jika laju reaksi ke kanan = laju reaksi ke kiri

  • Setelah kesetimbangan tercapai reaksi tidak terhenti tetapi terus berlangsung dalam dua arah yang berlawanan dengan kecepatan sama.


Reaksi yang dapat berlangsung dalam dua arah disebut reaksi dapat balik (reversible).

Apabila dalam suatu reaksi kimia, laju reaksi ke kanan sama dengan laju reaksi ke kiri maka, reaksi dikatakan dalam keadaan setimbang.

Dalam reaksi kesetimbangan dinamis (kesetimbangan yang berubah-ubah), secara mikroskopis reaksi tetap berlangsung artinya terjadi reaksi kekanan sekaligus terjadi reaksi kekiri, dengan laju reaksi kekanan = laju kekiri.  Secara makroskopis reaksi seolah-olah berhenti.

 

Kesetimbangan Dinamis

Ciri – ciri reaksi kesetimbangan

  1. Reaksi reversible (dapat balik) dengan kecepatan yang sama

  2. Reaksi terus berlangsung (dinamis)

  3. Perubahan yang terjadi secara mikroskopis

  4. Walaupun reaksi terus berlangsung, tetapi jumlah zat dalam kesetimbangan tetap (konstan).


Reaksi Kesetimbangan --> Reaksi dua arah (reaksi dapat balik)

1).  Reaksi    PbSO4(s)  + 2NaI(aq)  <=>     PbI2(s) + Na2SO4(aq)

            endapan putih                           endapan kuning


Saat setimbang seolah-olah reaksi berhenti  dan yang tampak adalah hasil reaksi / zat yang jumlahnya lebih banyak dalam kesetimbangan tersebut.

Misal PbI2 yang lebih banyak dibanding PbSO4 maka warna kuning lebih dominan dan sebaliknya jika PbSO4 yang lebih banyak dibanding PbI2 maka warna  putih lebih dominan.

Jika saat setimbang berwarna agak kuning disebabkan Banyaknya PbI2  lebih banyak dari PbSO4

2). Kesetimbangan ion kromat dengan ion dikromat

Reaksi kesetimbangan : 

2CrO42-  +  2H+  -->  Cr2O72-  +  H2O

Cr2O72-  +  2OH-  --> 2CrO42-  +  H2O

 

Reaksi dapat berlangsung bolak-balik, zat semula direaksikan dan terbentuk zat baru.

Zat baru yang terbentuk dapat direaksikan dengan zat lain yang akan menghasilkan zat semula.

   2CrO42-  +  2H+  -->   Cr2O72-  +  H2O

         Kuning                  jingga

Cr2O72-  +  2OH-  -->  2CrO42-  +  H2O

         Jungga                   kuning





simak video diatas tentang Percobaan Pergeseran Kesetimbangan, lengkapi tabel dan jawab pertanyaan yang ada dibawah

Langkah Percobaan



PERTANYAAN 

Jelaskan tentang aksi , reaksi yang dilakukan sistem , reaksi bergeser kearah dan akibat dari pergeseran reaksi serta hasil pengamatan,  jika :

Tabung 1 ditambah 1 tetes FeCl3

Tabung 2 ditambah 1 tetes KSCN

Tabung 4 jika ditambah a mL air

Tabung 5 ditambahan 1 tetes NaOH atau ditambah 1 burtir NaH2PO4

Tabung 6 dimasukkan kedalam air panas












Tidak ada komentar: