3B. KESETIMBANGAN FeCl3 + NH4SCN (atau KSCN)
|
NO |
PERLAKUAN Tabung
reaksi |
PENGAMATAN |
KESIMPULAN |
|
1 |
Tanpa perlakuan |
- |
- |
|
2 |
penambahan FeCl3 |
| |
|
3 |
penambahan NH4SCN |
| |
|
4 |
penambahan ion Cl–(atau pengurangan ion Fe3+ ) |
| |
|
5 |
Dipanaskan
(Dimasukkan kedalam
air panas) |
| |
|
6 |
Didinginkan (Dimasukkan kedalam
air es) |
|
Reaksi molekuler
FeCl3(aq) + NH4SCN(aq) ó FeSCNCl2(aq) + NH4Cl(aq)
Kuning tak warna Merah
Reaksi ion lengkap
Fe3+(aq)
+
3Cl-(aq) + NH4+(aq) + SCN–(aq)
ó Fe(SCN)2+(aq) + 2Cl-(aq) + NH4+(aq) + Cl-(aq)
Reaksi ion bersih
Fe3+(aq) + SCN–(aq) ó Fe(SCN)2+(aq)
Kuning tak warna
Merah
PERTANYAAN
A. Tuliskan persamaan reaksi
1). Reaksi kesetimbangan molekul:
2). Reaksi kesetimbangan ion:
B. Jelaskan tentang aksi , reaksi yang dilakukan sistem , reaksi bergeser kearah dan akibat dari pergeseran reaksi serta hasil pengamatan, jika :
ü Tabung B ditambah 1 tetes
FeCl3
ü Tabung C ditambah 1 tetes NH4SCN
ü Tabung D jika ditambah NaOH
ü
Tabung E dimasukkan
kedalam air panas
ü
Tabung F dimasukkan
kedalam es
Dalam tabung reaksi
berisi kesetimbangan ion
Fe3+(aq) + SCN–(aq)
ó Fe(SCN)2+(aq)
Kuning
merah
Saat tabung tersebut dimasukkan kedalam air panas maka warna
larutan menjadi kuning
Tentukan atau tuliskan persamaan reaksi endoterm dan eksotermnya berdasarkan keterangan
tersebut
Jawab
:
Reaksi
endoterm kearah kiri :
Fe(SCN)2+(aq) à Fe3+(aq)
+ SCN–(aq) ΔH = +
Merah kuning
Atau
penulisan reaksi
Fe3+(aq) + SCN–(aq) ó Fe(SCN)2+(aq) ΔH = Negatif (reaksi eksoterm)
Kuning merah
Kerjakan LKPD dibawah ini dan dikumpulkan dalam link :
https://forms.gle/JCYJmSnPxi4t9fMu7
Jika kesetimbangan Fe3+(aq) + SCN–(aq) ⇌ Fe(SCN)2+(aq) ditambah Na2HPO4
Fe3+ + HPO42- à FeHPO4+
Terbentuk Ion FeHPO4+ (Kompleks Besi(III) Hidrogen Fosfat)
Warna Larutan: Tidak berwarna (colorless) atau jauh lebih pudar / jernih.
Penjelasan:
Ketika ion Fe3+ yang awalnya berwarna kuning direaksikan dengan sumber fosfat dalam suasana asam, terbentuk ion kompleks stabil FeHPO4+.
Terbentuknya kompleks ini mengikat ion besi(III) bebas sehingga intensitas warna kuning larutan menjadi hilang atau sangat pudar.
Reaksi ini sangat populer dalam demonstrasi pergeseran kesetimbangan kimia (Prinsip Le Chatelier).
Jika
kesetimbangan Fe3+(aq) + SCN–(aq)
⇌ Fe(SCN)2+(aq) ditambah Na2HPO4
Fe3+ + H2PO4- à FeH2PO42+
Terbentuk Ion FeH2PO42+ (Kompleks Besi(III) Dihidrogen Fosfat)
Warna Larutan: Tidak berwarna (colorless) atau
transparan jernih.
Penjelasan: Serupa dengan ion sebelumnya, ion FeH2PO42+ merupakan spesies ion kompleks yang terbentuk dari interaksi antara ion Fe3+ dan ion dihidrogen fosfat dalam larutan asam. Karena ion besi(III) terikat kuat di dalam struktur kompleks fosfat ini, warna kuning khas dari ion besi bebas menjadi tidak tampak, membuat larutan tampak jernih atau tidak berwarna.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar