Pelajari materi Faktor Laju Reaksi kemudian kerjakan soal latihan yang ada dibawah materi ini (silahkan scrol kebawah hingga menemui soal latihan)
Terimakasih
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI
Beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi antara lain konsentrasi,
suhu, luas permukaan bidang sentuh dan katalisator.
Dari berbagai percobaan menunjukkan bahwa makin besar konsentrasi zat-zat
yang bereaksi makin cepat reaksinya berlangsung. Makin besar konsentrasi makin
banyak zat-zat yang bereaksi sehingga makin besar kemungkinan terjadinya
tumbukan dengan demikian makin besar pula kemungkinan terjadinya reaksi.
Konsentrasi makin besar berarti jumlah partikel pereaksi makin banyak.
Hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi dapat
dituliskan sebagai
C = konsentrasi,
t = waktu,
k = tetapan laju reaksi, yang harganya sangat bergantung pada suhu reaksi
n = orde atau tingkat reaksi.
Orde reaksi ditentukan dari percobaan, dan dapat bernilai 0, 1, 2, 3, …, dan dapat juga pecahan.
2.
SUHU
Pada umumnya reaksi akan berlangsung lebih cepat bila suhu dinaikkan.
Dengan menaikkan suhu maka energi kinetik molekul-molekul zat yang bereaksi
akan bertambah sehingga akan lebih banyak molekul yang memiliki energi sama
atau lebih besar dari Ea, sehingga lebih banyak molekul yang dapat mencapai
keadaan transisi, reaksi makin cepat.
Secara matematis hubungan antara nilai tetapan laju reaksi (k) terhadap
suhu dinyatakan oleh formulasi ARRHENIUS:
Keterangan:
k : tetapan laju reaksi
A : tetapan Arrhenius yang harganya khas untuk setiap reaksi
E : energi aktivasi
R : tetapan gas universal = 0.0821.atm/moloK =
8.314 joule/moloK
T : suhu reaksi (oK)
Laju reaksi sangat
bergantung pada suhu reaksi. Umumnya makin tinggi suhu reaksi, laju
reaksi semakin besar atau reaksi semakin cepat berlangsung.
Secara umum untuk kenaikan suhu sebesar 10oC laju reaksi akan naik menjadi dua kali lebih besar.
Secara singkat dapat dituliskan rumus hubungan antara laju reaksi (r) dan kenaikan suhu (T ).
Oleh karena antara laju dan waktu berbanding terbalik,
maka hubungan waktu (t) sesudah dan
sebelum kenaikan suhu dapat dituliskan.
Bilangan pokok dua, sesuai dengan besarnya kelipatan laju
untuk setiap kenaikan suhu 10oC, demikian juga bilangan sepuluh
pembagi suhu sesuai dengan setiap interval suhu kenaikannya. Oleh karena itu,
bilangan 2 dan 10 dalam Persamaan tersebut dapat berubah tergantung data
percobaannya, misalnya untuk setiap kenaikan suhu 5 atau 20 oC, laju
menjadi tiga kali lebih besar, dan seterusnya.
|
Contoh Soal Soal 1 Nilai laju reaksi bertambah 2 kali lipat jika suhu dinaikkan 10o C. Reaksi A + B à C mempunyai harga laju reaksi 50 mol/s. pada suhu 15o C . Jika reaksi tersebut dilakukan pada suhu 75o C , maka laju reaksinya menjadi . . . |
|
Soal
2 Nilai laju reaksi bertambah 3 kali lipat jika suhu dinaikkan 15o C. Reaksi A + B à C berlangsung selama 30 detik pada suhu 30o C . Jika reaksi tersebut dilakukan pada suhu 90o C , maka waktu yang dibutuhkan untuk reaksi tersebut adalah |
Ukuran zat sangat menentukan luas permukaan sentuhan zat
itu. Makin kecil ukuran zat itu, makin besar luas permukaan sentuhannya,
sehingga memungkinkan terjadinya tumbukan semakin banyak, dengan demikian
memungkinkan terjadinya reaksi yang semakin cepat.
Luas permukaan sentuhan makin luas berarti jumlah
partikelyang dapat langsung bertumbukkan lebih banyak, maka reaksi dapat makin
cepat.
4.
KATALISATOR
Katalisator adalah zat yang ditambahkan ke
dalam suatu reaksi dengan maksud mempercepat laju reaksi. Katalis terkadang
ikut terlibat dalam reaksi tetapi tidak mengalami perubahan kimiawi yang
permanen, dengan kata lain pada akhir reaksi katalis akan dijumpai kembali dalam
bentuk dan jumlah yang sama seperti sebelum reaksi.
Suatu katalis berperan dalam reaksi tapi bukan sebagai
pereaksi ataupun produk. Katalis memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat
atau memungkinkan reaksi pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya
terhadap pereaksi.
Katalis menyediakan suatu jalur pilihan dengan energi
aktivasi yang lebih rendah. Katalis mengurangi energi yang dibutuhkan untuk
berlangsungnya reaksi.
Fungsi katalis adalah memperbesar kecepatan reaksinya (mempercepat reaksi) dengan jalan memperkecil energi pengaktifan suatu reaksi dan dibentuknya tahap-tahap reaksi yang baru. Dengan menurunnya energi pengaktifan maka pada suhu yang sama reaksi dapat berlangsung lebih cepat.
Sifat-sifat katalisator:
- Katalisator tidak mengalami perubahan yang kekal
dalam reaksi, tetapi dapat terlibat dalam mekanisme reaksi
- Katalisator mempercepat laju reaksi, tetapi tidak
mengubah jenis maupun jumlah hasil reaksi.
- Katalisator menurunkan energy aktivasi reaksi,
tetapi tidak mengubah perubahan entalpi reaksi.
- Katalisator mengubahmekanisme reaksi dengan
menyediakan tahap-tahap yang memiliki energy aktivasi lebih rendah.
- Katalisator mempunyai aksi spesifik, artinya hanya
dapat mengkatalis satu reaksi tertentu.
- Katalisator hanya diperlukan dalam jumlah sedikit.
- Katalis Heterogen: Katalis
yang berada dalam fase berbeda dengan reaktan, misalnya katalis padat
dalam reaksi cair atau gas. Contoh: katalis nikel dalam hidrogenasi minyak
nabati.
- Katalis Homogen:
Katalis yang berada dalam fase yang sama dengan reaktan, misalnya katalis
cair dalam reaksi cair. Contoh: asam sulfat sebagai katalis dalam
esterifikasi.
KASUS BAB KATALIS
Video 1
Meliputi tentang:
ü Persamaan reaksi penguraian hidrogen peroksida
ü Katalis dalam gelas ukur
ü Mengapa dengan katalis tersebut gelembung gas semakin cepat terbentuk
ü Laju terbentuknya busa pada gelas ukur pada gelas mana yang paling cepat terbentuknya busa, katalis apa yang digunakan berikan penjelasannya.
- reaksi penguraian hidrogen peroksida
- katalis yang digunakan
- mengapa dengan katalis tersebut gelembung gas semakin cepat terbentuk
LINK G FORM JAWABAN SOAL FAKTOR LAJU REAKSI
👉https://forms.gle/aeCB9MxCLRoZKAxA9
1.
Data percobaan reaksi antara besi dan larutan
asam klorida
|
No |
Besi 0,2 gr |
[HCl] |
|
1 |
Serbuk |
3 M |
|
2 |
Serbuk |
2 M |
|
3 |
1 keping |
3 M |
|
4 |
1 keping |
2 M |
|
5 |
1 keping |
1 M |
Dari data di atas reaksi yang berlangsung paling cepat adalah percobaan
nomor
A.
1 D. 4
B.
2 E. 5
C. 3
Pembahasan Nomor 1 :
Jelaskan mengapa anda memilih jawaban tersebut
2. Logam Zn bereaksi dengan larutan HCl
membebaskan gas hidrogen. Percobaan dilakukan 5 kali dan setiap kali digunakan
seng yang sama ukuran serta jumlah/beratnya. Jika HCl yang digunakan selalu
sama volumenya tetapi berbeda kemolarannya, maka
laju reaksi yang paling besar diketemukan pada
percobaan dengan HCl :
A.
0,1 M
D. 0,2 M
B. 1,0 M E. 1,5 M
C. 2,0 M
3.
Kenaikkan suhu akan mempercepat reaksi, karena
A.
kenaikkan suhu akan
menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
B.
kenaikkan suhu memperbesar
konsentrasi zat yang bereaksi
C. kenaikkan suhu memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
D. kenaikkan suhu memperbesar tekanan
E. kenaikkan suhu memperbesar luas permukaan
4. Untuk reaksi N2O4(g) à 2NO2(g)
diketahui data ∆H= + 54 kJ kJ dan Ea = + 57,2 kJ.
Maka energi aktivasi (Ea) untuk reaksi 2NO2(g) à N2O4(g) adalah
A. – 54,0 kJ D. +3,2 kJ
B. +60,2 Kj E. +111,2 kJ
C. –57,2 kJ
Pembahasan Nomor 4 :
Gambarkan grafik reaksi Endoterm dan Eksoterm, Tunjukkan bagian Ea dan ∆H dari kedua reaksi tersebut.
5. Logam natrium bereaksi hebat dengan air pada suhu kamar, sedangkan besi tidak. Hal ini memperlihatkan bahwa laju
reaksi bergantung pada ....
A.
suhu D. katalisator
B.
jenis pereaksi E. luas permukaan sentuh
C. reaktifitas pereaksi
6.
Dari hasil percobaan untuk reaksi ![]()
|
No |
Zat A |
[B]
M |
Waktu (detik) |
Suhu (oC) |
|
1 |
5 gr serbuk |
0,1 |
20 |
25 |
|
2 |
5 gr larutan |
0,1 |
20 |
25 |
|
3 |
5 gr kepingan |
0,1 |
50 |
25 |
|
4 |
5 gr larutan |
0,2 |
15 |
25 |
|
5 |
5 gr larutan |
0,1 |
15 |
25 |
Pada percobaan 1 dan 3 kecepatan reaksi dipengaruhi oleh ….
A. konsentrasi zat D. luas permukaan
B. katalis E. suhu sistem
C. sifat zat
Pembahasan nomor 6
Dari percobaan 1 dan 3 tentukan
a. variabel bebas
b. variabel terkontrol
c. variabel terikat
(Kerjakan pada bagian pembahasan dalam G Form)
7.
Katalis berfungsi mempercepat reaksi karena
...
A. menurunkan energi aktivasi
B.
memperbesar energi kinetik
partikel yang bereaksi
C.
memperbesar tekanan sistem
D. menurunkan volum sistem
E. memperbesar luas permukaan sentuhan partikel yang bereaksi
Tuliskan 4 sifat dari katalis
8. Pereaksi antara gas H2 dan O2 pada 25oC berjalan sangat lambat, akan tetapi jika ditambahkan serbuk Pt, reaksi akan berjalan dengan cepat. Hal ini menunjukkan bahwa laju reaksi dipengaruhi oleh...
A. suhu D. adanya katalis
B.
sifat zat E. tekanan
C.
konsentrasi
9. Dari hasil percobaan memperlihatkan bahwa tiap kenaikan suhu 10oC. laju reaksi 2 kali berlangsung lebih cepat. Berapa kali lebih cepat laju reaksi berlangsung pada suhu 90oC dibandingkan dengan pada suhu 20oC
A. 256 kali D. 64 kali
B. 180 kali E. 14 kali
C. 128 kali
Pembahasan Nomor 9 :
10. Suatu reaksi diketahui setiap kenaikan 15oC laju reaksi menjadi 3 kali lebih cepat.
Jika pada suhu 20oC laju reaksi berlangsung 4 Molar/det.
Maka pada suhu 80oC laju berlangsung ... Molar/det.
A. 12 D. 324
B. 36 E. 342
C. 108
Pembahasan Nomor 10 :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar