LAJU REAKSI (RATE REACTION) AWAL

 LKPD - 1 B

LAJU REAKSI (RATE REACTION) AWAL

TULISKAN IDENTITAS ANDA

NAMA SISWA

:

NO PRESENSI

:

KELAS

:

 

Reaksi kimia berdasar laju reaksinya dibedakan:

1)      Reaksi sangat cepat

2)      Reaksi cepat

3)      Reaksi lambat

4)      Reaksi sangat lambat

 Silahkan ananda  diskusikan dan berikan tiga contoh reaksi – reaksi kimia tersebut

1)        Reaksi sangat cepat

a.

b.

c.

 

2)        Reaksi cepat

a.

b.

c.

 

3)        Reaksi lambat

a.

b.

c.

 

4)        Reaksi sangat lambat

a.

b.

c.

 


 

https://www.youtube.com/watch?v=gUE2BVFuq8w

Reaksi Mg + HCl    (aq) -->

 Link Quiz : https://quizizz.com/embed/quiz/651c16ea04a4f0439d85d26a

akun Quiz : faridkimia4@gmail.com


Apersepsi

Banyak peristiwa reaksi yang terjadi dialam diantaranya:

  1. Perkaratan logam atau perkaratan besi

  2. Pembakaran kayu

  3. Pembakaran bensin

  4. Ledakan bom

  5. Reaksi fotosintesis

  6. Reaksi metabolisme didalam tubuh

  7. Reaksi pelapukan daun 


Dari reaksi reaksi tersebut jika ditinjau dari laju reaksinya maka bisa dibedakan ada reaksi yang sangat lambat, reaksi lambat, reaksi cepat dan sangat cepat.

Pertanyaan yang dapat dimunculkan diantaranya:

  1. Mengapa laju reaksi reaksi tersebut berbeda ?

  2. Factor apa yang mempengaruhi laju reaksi tersebut ?

  3. Apa manfaat untuk mengetahui laju suatu reaksi ?


PERBEDAAN KECEPATAN DAN KELAJUAN

kecepatan adalah waktu yang dibutuhkan suatu benda untuk perpindahan suatu benda dari satu tempat ke tempat lainnya. 

Sedangkan kelajuan ialah jarak yang ditempuh suatu benda di setiap satuan waktunya.  

Kecepatan termasuk dalam besaran vektor.

Kelajuan merupakan besaran skalar. 

Kelajuan tidak bergantung dengan arah karena termasuk dalam besaran skalar sehingga selalu bernilai positif.

Besaran vektor memperhitungkan arah gerak. 


PENGERTIAN LAJU REAKSI

Laju reaksi (r = rate reaction) secara umum dapat didefinisikan sebagai perubahan zat per satuan waktu. Perubahan zat terjadi dalam suatu reaksi kimia, dan umumnya dinyatakan dalam konsentrasi molar. 

Dalam reaksi kimia dikenal adanya zat reaktan atau pereaksi dan zat produk atau hasil reaksi. 

Zat reaktan senantiasa berkurang, sedangkan zat produk senantiasa bertambah, sehingga secara khusus laju reaksi dapat didefinisikan sebagai pengurangan zat reaktan per satuan waktu atau penambahan zat produk per satuan waktu. Secara umum laju reaksi memiliki dimensi molar per waktu. Waktu dapat dinyatakan dalam detik, menit, jam, hari, dst. 

Secara umum laju reaksi dirumuskan sebagai berikut :

2A + 5B   -->  3C + 4D

Berdasar persamaan reaksi diatas maka laju zat A, B, C dan D dibaca sebagai : 

rA =  Laju berkurangnya konsentrasi A persatuan waktu.

rB =  Laju berkurangnya konsentrasi B persatuan waktu.

rC =  Laju bertambahnya konsentrasi C persatuan waktu.

rD =  Laju bertambahnya konsentrasi D persatuan waktu.


Laju zat A, B, C dan D dirumuskan sebagai

rA = - Δ [A]

     Δt


rB = - Δ [B]

     Δt


rC = + Δ [C]

     Δt


Sesuai Konsep : 

perbandingan laju zat = perbandingan koefisien zat

maka   vA : vB : vC : vD =  2 : 5 : 3 : 4   --> v = velocity

           rA : rB : rC : rD =  2 : 5 : 3 : 4   --> r = rate reaction = laju reaksi


Contoh Soal

Dalam ruang bervolume 5 liter sebanyak 0,8 mol gas N2O4 dipanaskan sampai sebagian gas N2O4 terurai membentuk gas NO2.  setelah 4 detik terdapat 0,6 mol gas NO2 , 

Hitunglah :

a.     Hitung konsentrasi gas N2O4 yang digunakan untuk menentukan laju awal penguraian gas N2O4 saat 1 detik pertama (dengan satuan dalam M/s)

b.     Laju rata rata penguraian gas N2O4   setelah 4 detik pertama dalam M/s

c.     Laju rata rata pembentukan gas NO2   setelah 4 detik pertama dalam M/s

d.     Konsentrasi gas N2O4 setelah 4 detik adalah . . .  M

e      Laju awal saat detik ke 4 maka konsentrasi gas  N2O4 yang digunakan adalah . . . . M

  

Pembahasan

a. Molaritas gas N2O4 mula mula = 0,8 mol / 5 liter  = 0,16 M

   Laju awal dalam 1 detik pertama penguraian gas N2O4  adalah 0,16 M/s

 b.  Laju rata rata penguraian gas N2O4   saat 4 detik pertama dalam M/s

 Saat 4 detik pertama

 

Reaksi         :         N2O4     -->  2 NO2

Mula mula :         0,8 mol

Bereaksi     :         0,3 mol                        0,6 mol      (pada bagian bereaksi berlaku perbandingan mol dengan koefisien)

Sisa             :     0,5 mol                     0,6 mol

 

Laju rata rata berkurangnya gas N2O4 = laju penguraian N2O4

= 0,3 mol / 4 det  = 0,075 mol/det  

dalam satuan M/detik menjadi  =  0,075 mol/det : 5 liter 

 = 0,015 M/det 

 = 1,5 x 10-2 M/det

 

c.  laju rata rata pembentukan gas NO2   setelah 4 detik pertama dalam M/s ditentukan dari bertambahnya konsentrasi gas  NO2 setelah 4 detik

eaksi         :               N2O4     -->  2 NO2

Mula mula :           0,8 mol

Bereaksi     :         0,3 mol                      0,6 mol      

Sisa             :          0,5 mol               0,6 mol


Molaritas gas NO2 setelah (saat 4 detik pertama) = 0,6 mol / 5 liter = 0,12 M

sehingga VNO2 =  0,12 M / 4 detik = 0,03 M/s

 d. Konsentrasi gas N2O4 setelah 4 detik adalah . . .  M

    Molaritas gas N2O4 yang ada = 0,5 mol / 5 liter = 0,1 M

 e.  Laju awal saat detik ke 4 maka konsentrasi gas  N2O4 yang digunakan adalah . . . . M

Laju awal penguraian gas N2O4 setelah 4 detik (saat detik ke 4) ditentukan dari konsentrasi yang ada saat itu (yang masih ada saat itu) yaitu sebesar 0,1 M



SOAL LAJU REAKSI AWAL 

Kerjakan di buku catatan kemudian di foto , simpan di G Drive selanjutnya upload ke G Form dengan link   https://forms.gle/W6UVZE5MZ89vxs3A7

Jelaskan tentang laju reaksi dari beberapa reaksi berikut:

1)   Mengapa reaksi petasan meledak lebih cepat dibanding dengan kertas terbakar ?

2)    Mengapa reaksi ionisasi garam dapur (NaCl) dalam air panas lebih cepat dibanding dalam air dingin

3)      Dalam reaksi Fe(s) + HCl(aq) à FeCl2(aq)  +  H2(g)

Massa serbuk Fe sama tetapi konsentrasi larutan HCl berbeda

Tentukan percobaan yang reaksinya lebih cepat dan jelaskan 



4)        Dalam reaksi Fe(s) + HCl(aq) à FeCl2(aq)  +  H2(g)

Massa Fe sama tetapi bentuk permukaan Fe berbeda dan konsentrasi larutan HCl sama

Tentukan percobaan yang reaksinya lebih cepat dan jelaskan 

5)     Dalam pembuatan Roti, Tempe, dan Tape mengapa harus menggunakan ragi?

      Apa fungsi ragi dalamproses tersebut?

6)   Berdasar gambar grafik dibawah ini maka reaksi yang lebih cepat berlangsung adalah grafik nomor ?

      Jelaskan mengapa demikian?



KASUS  4

Reaksi antara logam Fe dengan larutan HCl

Fe(s) + HCl(aq) à

Jika logam Fe berbentuk kubus dengan ukuran sisi 0,001 mm dan setiap permukaan sisi kubus diasumsikan mengandung 1000 atom besi.

 Pilih jawaban yang menurut anda benar

a)    Gambar A maka jumlah atom Fe yang dapat langsung bereaksi dengan molekul HCl sebanyak  . . . . . atom

A.     1000               D. 8000

B.     4000               E.   10.000

C.     6000

 

b)   Gambar B jika kubus gambar A tersebut dibagi 2 bagian yang sama  maka jumlah atom Fe yang dapat langsung bereaksi dengan HCl sebanyak . . . . .  atom

  1. 6000                D. 10.000
  2. 8000                E.  12.000
  3. 9000

 c)    Gambar C jika kubus gambar A tersebut dibagi 4 bagian yang sama  maka jumlah atom Fe           yang dapat langsung bereaksi dengan HCl sebanyak  . . . . .  atom

  1. 6000                D. 12.000
  2. 8000                E.  24.000
  3. 10.000

KASUS  4B



LINK : 

2022  LKPD  2  FAKTOR LUAS PERMUKAAN & KONSENTRASI (siswa)LAJU REAKSI

https://drive.google.com/file/d/1ctmnVzWD5Tz1A2e8ZzDDvZaZN5wuWgBy/view?usp=sharing

Kerjakan 
LKPD  2  FAKTOR LUAS PERMUKAAN & KONSENTRASI (siswa)LAJU REAKSI di buku catatan kemudian di foto , simpan di G Drive selanjutnya upload ke G Form dengan link   https://forms.gle/W6UVZE5MZ89vxs3A7

KASUS 4C


Tuliskan penjelasan tentang reaksi dalam video tersebut.

Meliputi tentang:

ü  Persamaan reaksi penguraian hidrogen peroksida

ü  Katalis dalam gelas ukur

ü  Laju terbentuknya busa








Pengaruh suhu

Pada suhu tinggi molekul-molekul bergerak lebih cepat, karena energi kinetik molekul bertambah, sehingga kemungkinan terjadinya tumbukkan antar molekul pereaksi makin besar / tumbukkan semakin cepat.

Atau

Bertambahnya suhu menyebabkan partikel pereaksi yang memiliki Ea makin banyak, sehingga tumbukkan efektifnya bertambah.

Suhu diperbesar dapat dijelaskan melalui:

1)  Energi kinetik pereaksi bertambah à reaksi cepat.

2)  Partikel-partikel pereaksi mendapat tambahan energi sehingga partikel yang memiliki Ea semakin banyak à reaksi cepat

3)  Memperbesar nilai K ( tetapan laju reaksi) makin besar à reaksi cepat







Tidak ada komentar: