SYARAT REAKSI & DEFINISI LAJU

 SYARAT  TERJADINYA SUATU  REAKSI  KIMIA

Reaksi kimia dapat terjadi bila ada tumbukan antara partikel reaktan yang satu dengan yang lain, tetapi perlu diketahui bahwa tidak semua tumbukan dapat menghasilkan reaksi kimia, hanya tumbukan efektif yang dapat menghasilkan reaksi kimia.

 Tumbukan efektif memiliki kriteria energi dan posisi tumbukan. Kriteria energi untuk tumbukan efektif adalah memiliki energi cukup atau minimal sama dengan energi aktivasi (pengaktifan / Ea), sedangkan kriteria posisi tumbukan memiliki posisi tumbukan yang menguntungkan untuk terbentuknya suatu produk.

 Energi aktivasi, Ea merupakan energi minimal yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu reaksi (untuk membentuk molekul / kompleks aktif). Secara diagram hubungan antara Ea dan entalpi reaksi dapat digambarkan seperti pada Gambar 2 berikut.


DEFINISI  LAJU  REAKSI

Laju reaksi (r) secara umum dapat didefinisikan sebagai perubahan zat per satuan waktu. Perubahan zat terjadi dalam suatu reaksi kimia, dan umumnya dinyatakan dalam konsentrasi molar. Dalam reaksi kimia dikenal adanya zat reaktan atau pereaksi dan zat produk atau hasil reaksi. Zat reaktan senantiasa berkurang, sedangkan zat produk senantiasa bertambah, sehingga secara khusus laju reaksi dapat didefinisikan sebagai pengurangan zat reaktan per satuan waktu atau penambahan zat produk per satuan waktu. Secara umum laju reaksi memiliki dimensi molar per waktu. Waktu dapat dinyatakan dalam detik, menit, jam, hari, dst. Secara umum laju reaksi dirumuskan sebagai berikut :  

Misal reaksi : 2A + 5B à 3C + 4D

Berdasar persamaan reaksi diatas maka laju zat A, B, C dan D dibaca sebagai : 

VA = Laju berkurangnya konsentrasi A persatuan waktu.

VB = Laju berkurangnya konsentrasi B persatuan waktu. 

VC = Laju bertambahnya konsentrasi C persatuan waktu. 

VD = Laju bertambahnya konsentrasi D persatuan waktu.


Misal reaksi : 2A + 5B à 3C + 4D

 Laju zat A, B, C dan D dirumuskan sebagai

Contoh soal

1.  Diketahui reaksi penguraian gas P sesuai reaksi: 

      2P (g) à 3Q(g) + R(g)

Mula-mula terdapat P sebanyak 1,5 M. Setelah 250 detik ternyata P tinggal 1 M. Hitunglah:

a.       laju rata rata  berkurangnya gas P (dalam M/s)

b.      laju rata rata pembentukan gas Q (dalam M/s)


Catatan pada bagian bereaksi berlaku perbandingan koefisien zat sama dengan perbandingan mol zat.

a. Selama 250 detik gas P berkurang sebanyak 0,5 M

 maka laju rata rata berkurangnya gas P = 0,5 M / 250 det = 0,002 M/s

b. Selama 250 detik gas Q bertambah sebanyak 0,75 M  

maka laju rata rata bertambahnya gas Q = 0,75 M / 250 det = 0,003 M/s

2. Dalam suatu percobaan yang melibatkan proses haber : 

     N2(g) + 3 H2(g) à 2 NH3(g), 

     diperoleh bahwa laju terbentuknya NH3 adalah 2,0x10-4 M/s. 

      Hitung laju reaksi tersebut berdasarkan berkurangnya konsentrasi gas H2 .

Pembahasan

Perbandingan laju zat = perbandingan koefisien zat dalam persamaan reaksi,


KASUS 1

Logam Zn sebanyak 0,65 gram dicelupkan dalam 100 ml HCl 0,1 M menurut reaksi:

Zn(s) + 2HCl(aq) à ZnCl2(aq) + H2(g)

Setelah 50 detik pembentukan gas hidrogen berhenti maka laju rata rata terbentuknya has hidrogen adalah  (Ar Zn = 65 , H = 1)


Molaritas didefisinikan banyaknya mol zat terlarut dalam satu liter larutan.

Rumus molaritas (M)

Sehingga mol zat = V x M



Langkah pembahasan

1. Tentukan mol Zn

2. Tentukan mol HCl

3. Tuliskan persamaan reaksi

4. Tentukan mol pembatas

5. Tentukan mol gas hidrogen yang terbentuk

6. Tentukan laju rata rata terbentuknya gas hidrogen

 

Lengkapi tabel

 

Zn

+   2HCl

à

ZnCl2

+    H2(g)

Mula

 

 

 

 

 

Reaksi

 

 

 

 

 

Akhir

 

 

 

 

 

 


KASUS 2

Logam Al sebanyak 2,7 gram dicelupkan dalam 100 ml HCl 1 M menurut reaksi:

  2Al(s) + 6HCl(aq) à 2AlCl3(aq) + 3H2(g)

Setelah 40 detik pembentukan gas hidrogen berhenti maka laju rata rata terbentuknya has hidrogen adalah  (Ar Al = 27 , H = 1)


Langkah pembahasan

1.  Tentukan mol Al

2. Tentukan mol HCl

3.  Tuliskan persamaan reaksi

4.  Tentukan mol pembatas

5.  Tentukan mol gas hidrogen yang terbentuk

6. Tentukan laju rata rata terbentuknya gas hidrogen

 

Lengkapi tabel

 

2Al

+   6HCl

à

2AlCl3

+    3H2(g)

Mula

 

 

 

 

 

Reaksi

 

 

 

 

 

Akhir

 

 

 

 

 

 

👉LINK PENGUMPULAN JAWABAN KASUS 1 DAN 2

https://forms.gle/fdG6mV3bgEW55egXA 



    ====================================================




SOAL  LATIHAN KONSEP LAJU 

Link pengumpulan jawaban dengan pembahasan (No 4 , 5 , 6 , 7 , 8 , 9 dan 10)


1.  Laju reaksi suatu reaksi C + D à CD, pada setiap saat akan dapat dinyatakan sebagai…

A.  penambahan konsentrasi C tiap satuan waktu

B.   penambahan konsentrasi C dan D tiap satuan waktu

C.   penambahan konsentrasi C, D dan CD tiap satuan waktu

D.  penambahan konsentrasi CD tiap satuan waktu 

E.   penambahan konsentrai D dan CD tiap satuan waktu

 

2.  Laju reaksi suatu reaksi didefinisikan sebagai besarnya pengurangan konsentrasi pereaksi tiap satuan waktu atau sebagai besarnya penambahan konsentrasi hasil reaksi tiap satuan waktu. Jika pada reaksi:   3Na2SO4 + 2AlCl3 à Al2(SO4)3 + 6NaCl

Laju reaksinya berdasarkan Na2SO4 dinyatakan sebagai r1 dan berdasarkan AlCl3 dinyatakan sebagai r2, maka diperoleh hubungan ….

A.    r1 = 1/3 x  r2                     D.  r1 =  r2

B.     r1 = 2/3  x r2                     E.  r1 = 1/2  x  r2

C.     r1 = 3/2  x r2  


3. Jika pada reaksi N2(g) + 3H2(g) à 2NH3(g), laju reaksi terhadap N2 dinyatakan sebagai rN dan berdasarkan H2 dinyatakan sebagai rH , maka...

A.    rN = rH                              D.  rN = 1/3  x rH 

B.     rN = ½ rH                           E.  rN = 3/4  x rH

C.     rN = 2/3  x rH

 

              

4  Pada reaksi penguraian A2B2 à 2A + 2B. Konsentrasi A2B2 mula-mula 1 M, setelah reaksi berlangsung 2 menit konsentrasi A2B2 menjadi 0,4 M. Laju pembentukan zat A pada saat itu adalah…

A.    1,2 M/s                                    D. 0,02 M/s

B.     0,6 M/s                                   E. 0,01 M/s 

C.     0,2 M/s

 

 5. Jika pada suhu tertentu, laju peruraian N2O5 menjadi NO2 dan O2 adalah 2,5 . 10-6 M/s, laju pembentukan NO2 adalah...

A.  1,25 . 10-6 M/s               D. 5 . 10-6 M/s  

B    2,5 . 10-6 M/s                E.  12,5 . 10-6 M/s

C.   3,9 . 10-6 M/s


6.      Logam Zn dicelupkan dalam asam klorida menurut reaksi:

Zn(s) + 2HCl(aq) à ZnCl2(aq) + H2(g)

Apabila pada permulaan reaksi terdapat 25 gram Zn (Ar = 65) dan setelah 5 menit tinggal 18,5 gram, laju berkurangnya Zn adalah...

A.    3,3 . 10-4 mol/s                        D. 1,6 . 10-5 mol/s

B.     16,7 . 10-5 mol/s                      E. 3,3 . 10-6 mol/s

C.     3,3 . 10-5 mol/s

      

      

7.      Dari reaksi: 2P(s) + 2Q(aq) à P2Q2(g)

Diperoleh data sebagai berikut:

 

Waktu (detik)

Konsentrasi P (M)

0

0,1

10

0,08

20

0,065

Laju reaksi rata-rata berkurangnya zat P adalah

A.    0,014 M s-1                                 D. 0,00175 M s-1  

B.     0,04675 M s-1                        E. 0,000875 M s-1

C.     0,00325 M s-1 

 

 

8. Sebanyak 0,7 mol dinitrogen pentaoksida N2O5 dipanaskan dalam ruangan 5 liter sehingga terurai membentuk NO2 dan O2 menurut persamaan: 2N2O5(g) à 4NO2(g) + O2(g)

Dalam 10 detik pertama terbentuk 0,1 mol oksigen. Laju penguraian N2O5 adalah...

A.    0,04 M det-1                           D. 0,008 M det-1

B.     0,014 M det-1                    E. 0,004 M det-1 

C.     0,01 M det-1

 

 

9. Pada reaksi antara pualam dan larutan asam klorida CaCO3(s) + 2HCl(aq) à CaCl2(aq) + CO2(g) + H2O(l)   pada suhu  25 o C diperoleh data sebagai berikut:

Volume gas CO2 (mL)

Waktu(menit)

0

10

18

24

24

0

1

2

3

4

Dari data tersebut ,Laju reaksi rata-rata pembentukan gas CO2 pada suhu 25 o C adalah ..

A.      4  mL/menit               D.  10 mL/menit

B.      6  mL/menit               E. 12 mL/menit

C.      8  mL/menit

 

10. Dalam suatu ruangan 2 liter dicampurkan 0,5 mol gas HCl dan 0,4 mol oksigen kemudian dipanaskan pada suhu 2000C. Setelah 20 detik, terbentuk 0,1 mol Cl2 menurut persamaan:

4HCl(g) + O2(g)  à 2H2O(g) + Cl2(g)

Pernyataan yang benar tentang laju reaksi itu adalah...

A.    vHCl = 0,025 M/s              D.  VCl2 = 0,005 M/s

B.     vO2 = 0,020 M/s                E. vHCl = 0,005 M/s

C.     vH2O = 0,001 M/s




Tidak ada komentar: