PERHITUNGAN ΔH DENGAN DATA ENERGI
IKATAN
Pada
dasarnya reaksi kimia terdiri dari dua proses, yaitu pemutusan ikatan antar
atom-atom dari senyawa yang bereaksi (proses yang memerlukan energi) dan
penggabungan ikatan kembali dari atom-atom yang terlibat reaksi sehingga
membentuk susunan baru (proses yang membebaskan energi).
Energi ikatan adalah energi yang diperlukan untuk memutuskan
ikatan kimia dalam satu mol molekul pada fase gas menjadi atom-atom
netralnya.
Energi ini juga setara
dengan energi yang dilepaskan ketika ikatan yang sama terbentuk. Secara
sederhana, semakin besar energi ikatan, semakin kuat ikatan tersebut dan
semakin stabil molekulnya.
Energi disosiasi ikatan adalah energi yang diperlukan untuk memutuskan salah
satu ikatan 1 mol dari suatu molekul gas menjadi atom-atom gasnya.
Jenis-jenis Energi Ikatan
Ada
dua jenis utama energi ikatan:
1.
Energi Ikatan
Rata-Rata: Digunakan untuk molekul
poliatomik (lebih dari satu ikatan). Karena energi yang dibutuhkan untuk
memutus setiap ikatan yang sama bisa berbeda dalam molekul yang sama, kita
menggunakan nilai rata-rata. Contohnya, energi untuk memutus ikatan O-H pertama
dalam H2O berbeda dari energi untuk memutus ikatan O-H kedua.
2.
Energi Ikatan
Disosiasi: Energi yang diperlukan
untuk memutus satu ikatan spesifik pada suatu molekul. Nilainya lebih akurat
untuk ikatan tunggal.
Menghitung
Perubahan Entalpi Reaksi (ΔH)
Energi ikatan sangat berguna untuk memprediksi
perubahan entalpi (ΔH)
suatu reaksi, terutama ketika data entalpi pembentukan tidak tersedia.
Perhitungan ini didasarkan pada Hukum Hess, yang menyatakan bahwa total
energi reaksi adalah selisih antara energi yang dibutuhkan untuk memutus
ikatan-ikatan reaktan dan energi yang dilepaskan saat ikatan-ikatan produk
terbentuk.
Rumus umumnya adalah: ΔHreaksi = ∑ Energi Ikatan Reaktan − ∑ Energi Ikatan Produk
·
Energi Ikatan Reaktan (H reaktan) adalah energi
yang diserap untuk memutus ikatan (proses endotermik).
·
Energi Ikatan Produk (H produk) adalah energi
yang dilepaskan saat ikatan terbentuk (proses eksotermik).
Reaksi atomisasi gas CH4
CH4(g)
à C(g)
+ 4H(g) ΔHreaksi
= ΔHatomisasi = 4 x EC ̶ H
Ruas kiri berupa
molekul CH4 yang berarti ada 4 ikatan C – H sehingga energi untuk memutuskan ikatan = 4 x EC-H
Ruas kanan berupa
atom atom gas yang tidak ada ikatan (ingat partikel partikel gas tidak ada
ikatan) sehingga energi untuk meutuskan ikatan antar atom = 0
ΔH reaksi = ∑ E (ikatan kiri) - ∑ E (ikatan kanan)
ΔH reaksi = 4x EC-H - 0
Perbedaan beberapa reaksi yang
mirip
1) Reaksi
atomisasi gas CH4
:
CH4(g) à C(g) +
4H(g) ΔH atomisasi = = 4 x EC-H
2) Reaksi penguraian gas CH4 :
CH4(g) à C(s) + 2H2(g) ΔHd
Perubahan entalpi reaksi dapat
dihitung dengan menggunakan data energi ikatan.

Sehingga
ΔH = ∑ E (ikatan yang diputus) –
∑ E (ikatan yang terbentuk)
ΔH = ∑ E (ikatan pereaksi) - ∑ E (ikatan produk)
ΔH = ∑ E (ikatan kiri) - ∑ E (ikatan kanan)
Berbeda rumus dengan rumusan Hess
ΔHreaksi
= H akhir – H awal
= H hasil - H pereaksi
= ∑ ΔHf o produk
- ∑ ΔHf o pereaksi
=
∑ ΔHf o kanan
- ∑ ΔHf o kiri
CONTOH SOAL
Tentukanlah
ΔH reaksi :
H2C = CH2(g) + H2(g) à H3C-CH3(g)
Diketahui
energi ikatan
C -C
adalah 347 kj/mol C = C adalah 612
kj/mol
C - H
adalah 413 kj/mol H - H adalah 436
kj/mol
Jawab :
Reaksi dituliskan dengan rumus struktur :
H2C = CH2(g) + H2(g) à H3C-CH3(g)
|
Zat pereaksi ( ∑energy
ikatan kiri )
1 ikatan C = C = 1x(614) = 614
4 ikatan C-H = 4(413) = 1652
1 ikatan H-H = 1 x 436 = 436
∑ E (ikatan kiri) = 614 + 1652 + 436 = 2702 kJ
|
Zat Hasil Reaksi ( ∑energy
ikatan kanan )
1 ikatan C-C = 1 x 348 = 348
6 ikatan C-H = 6 x 413 = 2478
∑
E (ikatan kanan) = 348 + 2478 = 2826 kJ
|
ΔH reaksi = ∑ E (ikatan kiri) - ∑ E (ikatan kanan)
= 2720 kJ – 2826 kJ= -124 kJ
PERBEDAAN RUMUS
HESS & ΔH reaksi ENERGI IKATAN
Rumus Hess
Rumus Hess menggunakan data ΔH pembentukan
ΔHor = ∑ ΔHfo produk - ∑ΔHfo reaktan
ΔHor = ∑ΔHfo hasil reaksi - ∑ΔHfo pereaksi
ΔHor = ∑ΔHfo kanan - ∑ΔHfo kiri
ΔH reaksi ENERGI IKATAN
ΔH reaksi = ∑ E (ikatan kiri) - ∑ E (ikatan kanan)
LINK LKPD 2025 ENERGI IKATAN
SOAL ENERGI IKATAN KERJAKAN DI BUKU DENGAN PEMBAHASANNYA KEMUDIAN DIFOTO - SIMPAN DI G DRIVE - UPLOAD DI LINK G FORM
1. Diketahui energi ikatan:
H-H = 436
Kj/mol Cl-Cl = 242 Kj/mol
H-Cl = 431
Kj/mol
Kalor yang
diperlukan untuk menguraikan 146 gram HCl menjadi unsur-unsurnya adalah: (H=1
Cl=35,5)
A. 92 Kj
B. 184 Kj D. 368 Kj
C. 247 Kj E. 494 Kj
2. Diketahui energi ikatan (D)
C-H
: 410 Kj/mol O=O : 500 Kj/mol
C=O : 800 Kj/mol O-H
: 450 Kj/mol
maka DH raeksi pembakaran standar CH4 :
A. -969
Kj
B. -760
Kj D. 560
Kj
C. -560
Kj E. 760
Kj
3. Diketahui energi ikatan
rata-rata dari:
C=C = 607 kJ/mol O–H = 460 kJ/mol
C–C = 343 kJ/mol C–O = 351 kJ/mol
C–H = 410 kJ/mol
Perubahan entalpi dari reaksi :
CH2=CH2 + H2O à CH3–CH2–OH adalah
…
A. +313 kJ/mol D. – 37 kJ/mol
B. +111 kJ/mol E. – 74 kJ/mol
C. + 37 kJ/mol
4. DH pembentukkan CO2(g) = -110 KJ/mol
DH atomisasi gas
O2 = 720 KJ/mol
DH sublimasi
C(s) menjadi C(g) = 250 KJ/mol
Berapa
energi ikatan C=O dalam CO2:
A. 470 D.
1080
B. 860 E.
830
C. 540
5.
Diketahui
C (s)
+ O2 (g) à
CO2 (g) DH
= -390
C(s) à C(g)
DH
= 700
O2(g) à 2O(g)
DH
= 250
berapa
energi ikatan rata-rata C = O dalam CO2
A.
283 D. 560
B.
670 E. 1120
C.
1340
6. Diketahui energi ikatan
dari O – H adalah 464 kJ, O = O
adalah 500 kJ dan H – H adalah 436 kJ. Kalor yang diperlukan untuk menguraikan
9 gram air (Mr = 18) adalah …
A. 8 kJ D. 242 kJ
B. 121 kJ E. 472 kJ
C. 222 kJ
LINK G FORM UNTUK MENGERJAKAN SOAL PG