2B. TUGAS Mendeskripsikan video percobaan menuju kesetimbangan

TUGAS Mendeskripsikan video percobaan menuju kesetimbangan 

Kerjakan di buku catatan kemudian difoto dan diupload link G Form dengan link :

https://forms.gle/8ukBMxAU3FPqjNQW7

Terimakasih

 Proses Menuju Kesetimbangan

Simak video berikut :



Berdasar video diatas  :

1) Jelaskan saat bagaimana kesetimbangan terjadi !

2) Jelaskan agar cairan reactan  > cairan product saat tercapai kesetimbangan !

3) Jelaskan agar cairan reactan = cairan product saat tercapai kesetimbangan !

4) Jelaskan agar cairan reactan  < cairan product saat tercapai kesetimbangan !

5) Gambarkan grafik hubungan antara konsentrasi zat dan waktu reaksi

saat [reactan] > [product] mencapai kesetimbangan.

6) Gambarkan grafik hubungan antara konsentrasi zat dan waktu reaksi

saat [reactan] = [product] mencapai kesetimbangan

7) Gambarkan grafik hubungan antara konsentrasi zat dan waktu reaksi

saat [reactan] < [product] mencapai kesetimbangan

Kerjakan di lembar kertas ananda dan dikumpulkan di link : https://forms.gle/8ukBMxAU3FPqjNQW7


Penjelasan Menuju Kesetimbangan Dinamis

Reaksi Kesetimbangan Dinamis adalah 

  • reaksi yang terus berlangsung dalam dua arah dengan laju reaksi kekanan sama dengan laju reaksi kekiri.

  • secara makroskopis reaksi terlihat berhenti teteapi secara mikroskopis reaksi tetap berlangsung dalam dua arah.  

3B. KESETIMBANGAN FeCl3 + NH4SCN (atau KSCN)

 3B. KESETIMBANGAN FeCl3 + NH4SCN (atau KSCN)


simak video diatas, kemudian lengkapi tabel percobaan dan berikan jawaban pertanyaan yang ada dibawah ini: 

    

Larutan FeCl3 berwarna kuning

Larutan NH4SCN atau KSCN tidak berwarna

 


    

  







Reaksi Kesetimbangan Ion :
Fe3+(aq) + SCN(aq)  Fe(SCN)2+(aq)
Kuning                          merah


NO

PERLAKUAN

Tabung reaksi

       PENGAMATAN

       KESIMPULAN

1

Tanpa perlakuan

-

-

2

penambahan 

FeCl3


3

penambahan 

NH4SCN 


4

penambahan ion Cl(atau pengurangan ion Fe3+ )

 

5

Dipanaskan (Dimasukkan kedalam air panas)

 

6

Didinginkan (Dimasukkan kedalam air es)






Reaksi molekuler
FeCl3(aq)  +  NH4SCN(aq)  ó   FeSCNCl2(aq)  +  NH4Cl(aq)
Kuning        tak warna                    Merah
 
Reaksi ion lengkap
Fe3+(aq) 3Cl-(aq) + NH4+(aq) + SCN(aq) ó Fe(SCN)2+(aq)  + 2Cl-(aq) +  NH4+(aq) + Cl-(aq)
 
Reaksi ion bersih
Fe3+(aq) + SCN(aq) ó Fe(SCN)2+(aq)
Kuning     tak warna         Merah


PERTANYAAN 

A. Tuliskan persamaan reaksi 

1). Reaksi kesetimbangan molekul:

2). Reaksi kesetimbangan ion:


B. Jelaskan tentang aksi , reaksi yang dilakukan sistem , reaksi bergeser kearah dan akibat dari pergeseran reaksi serta hasil pengamatan,  jika :

ü Tabung B ditambah 1 tetes FeCl3

ü Tabung C ditambah 1 tetes NH4SCN

ü Tabung D jika ditambah NaOH

ü Tabung E dimasukkan kedalam air panas

ü Tabung F dimasukkan kedalam es 



Dalam tabung reaksi berisi kesetimbangan ion
Fe3+(aq) + SCN(aq) ó Fe(SCN)2+(aq)
Kuning                                    merah
 
Saat tabung tersebut dimasukkan kedalam air panas maka warna larutan menjadi kuning
Tentukan atau tuliskan persamaan reaksi endoterm dan eksotermnya berdasarkan keterangan tersebut
 
Jawab : 
Reaksi endoterm kearah kiri :   
Fe(SCN)2+(aq)  à   Fe3+(aq) + SCN(aq) ΔH = +
    Merah                           kuning
 
Atau penulisan reaksi  

         <----
Fe3+(aq) + SCN(aq) ó Fe(SCN)2+(aq)  (reaksi bergeser kekiri)
Kuning                                    merah










PENURUNAN RUMUS INTEGRAL ORDE REAKSI

 

ORDE REAKSI & LAJU SESAAT

Untuk menentukan orde reaksi menggunakan metode grafik, yaitu menggambarkan 3 grafik berikut:

1)     Hubungan antara [A] dengan waktu        à (bila linear, reaksi orde nol)

2)     log [A] dengan waktu atau ln [A] dengan waktu à (bila linear, reaksi orde 1)

3)     1/[A] dengan waktu à (bila linear, reaksi orde 2)

 

 

Reaksi A  à  B

Persamaan laju reaksi dirumuskan : r = k [A]X 



X = orde reaksi zat A

 Penyesaian dengan integral








 






PERTEMUAN 3 A (KESETIMBANGAN DINAMIS & ASAS LE CHATELIER)

 PERTEMUAN 3 A

(KESETIMBANGAN DINAMIS & ASAS LE CHATELIER)




PERGESERAN KESETIMBANGAN

KD  3.9.  Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dan penerapannya dalam industri

KD. 4.9. Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil


Pertemuan 3

Indikator Pencapaian Kompetensi

  1. Menjelaskan kesetimbangan dinamis.

  2. Menjelaskan arah pergeseran kesetimbangan dengan menggunakan azas Le Chatelier

  3. Menganalisis pengaruh perubahan suhu, konsentrasi, tekanan, dan volum pada pergeseran kesetimbangan melalui percobaan atau data percobaan.

  4. Menjelaskan kesetimbangan homogen dan heterogen.




Reaksi Kimia dapat dibedakan:

1. Reaksi Habis

  Fe +  2HCl à FeCl2 + H2(g)

Reaksi  akan berhenti jika salah satu pereaksi atau kedua pereaksi tersebut habis, maka setelah reaksi berhenti pasti :

Jumlah mol FeCl2 + mol H2 > mol Fe + mol HCl

2. Reaksi Kesetimbangan

Ciri – ciri reaksi kesetimbangan

a)     Reaksi reversible (dapat balik) dengan kecepatan yang sama

b)     Reaksi terus berlangsung (dinamis)

c)     Perubahan yang terjadi secara mikroskopis

d)     Walaupun reaksi terus berlangsung, tetapi jumlah zat yang ada tetap (konstan).


Pada reaksi : aA  +  bB     ó  cC  +  dD

Saat setimbang kemungkinan yang dapat terjadi:

  1. mol A + mol B > mol C + mol D

  2. mol A + mol B = mol C + mol D
  3. mol A + mol B < mol C + mol D

Untuk Reaksi Kesetimbangan A <=> B

Maka Saat setimbang ada 3 kemungkinan yang terjadi:

  1. [A] > [B]

  2. [A] = [B]

  3. [A] < [B]


Perhatikan gambar di bawah ini

sumber gambar : Macromedia Flash Penerbit Erlangga


KESETIMBANGAN DINAMIS

Ada reaksi dapat balik yang tidak tuntas, yaitu zat yang direaksikan tidak bisa habis, karena zat hasil reaksi bereaksi kembali membentuk zat pereaksi. Reaksi ini akan berlangsung bolak balik terus menerus tidak pernah berhenti, inilah yang disebut Reaksi Kesetimbangan Dinamis.

 

Contoh reaksi:   FeCl3(aq) + KSCN(aq)  <=> Fe(SCN)Cl2 (aq) + KCl (aq)

Reaksi kesetimbangan ion :   Fe3+ + SCN-   <=>   Fe(SCN)2+

                                      Kuning      tak warna     Merah darah



Kesetimbangan Dinamis :

- Secara makroskopis reaksi terlihat berhenti.

- Secara  mikroskopis (ukuran molekuler) reaksi tetap berlangsung, artinya tetap terjadi reaksi ke kanan dan ke kiri dengan laju yang sama.

 

Syarat reaksi mencapai kesetimbangan:

1.   Reaksi dua arah (reaksi bolak-balik , jenis reaksi harus reaksi yang reversible)

2.   Laju reaksi ke kanan = laju reaksi ke kiri.

 

Keadaan kesetimbangan

  • Kesetimbangan kimia tercapai jika laju reaksi ke kanan = laju reaksi ke kiri

  • Setelah kesetimbangan tercapai reaksi tidak terhenti tetapi terus berlangsung dalam dua arah yang berlawanan dengan kecepatan sama.


Reaksi yang dapat berlangsung dalam dua arah disebut reaksi dapat balik (reversible).

Apabila dalam suatu reaksi kimia, laju reaksi ke kanan sama dengan laju reaksi ke kiri maka, reaksi dikatakan dalam keadaan setimbang.

Dalam reaksi kesetimbangan dinamis (kesetimbangan yang berubah-ubah), secara mikroskopis reaksi tetap berlangsung artinya terjadi reaksi kekanan sekaligus terjadi reaksi kekiri, dengan laju reaksi kekanan = laju kekiri.  Secara makroskopis reaksi seolah-olah berhenti.

 

Kesetimbangan Dinamis

Ciri – ciri reaksi kesetimbangan

  1. Reaksi reversible (dapat balik) dengan kecepatan yang sama

  2. Reaksi terus berlangsung (dinamis)

  3. Perubahan yang terjadi secara mikroskopis

  4. Walaupun reaksi terus berlangsung, tetapi jumlah zat dalam kesetimbangan tetap (konstan).


Reaksi Kesetimbangan --> Reaksi dua arah (reaksi dapat balik)

1).  Reaksi    PbSO4(s)  + 2NaI(aq)  <=>     PbI2(s) + Na2SO4(aq)

            endapan putih                           endapan kuning


Saat setimbang seolah-olah reaksi berhenti  dan yang tampak adalah hasil reaksi / zat yang jumlahnya lebih banyak dalam kesetimbangan tersebut.

Misal PbI2 yang lebih banyak dibanding PbSO4 maka warna kuning lebih dominan dan sebaliknya jika PbSO4 yang lebih banyak dibanding PbI2 maka warna  putih lebih dominan.

Jika saat setimbang berwarna agak kuning disebabkan Banyaknya PbI2  lebih banyak dari PbSO4

2). Kesetimbangan ion kromat dengan ion dikromat

Reaksi kesetimbangan : 

2CrO42-  +  2H+  -->  Cr2O72-  +  H2O

Cr2O72-  +  2OH-  --> 2CrO42-  +  H2O

 

Reaksi dapat berlangsung bolak-balik, zat semula direaksikan dan terbentuk zat baru.

Zat baru yang terbentuk dapat direaksikan dengan zat lain yang akan menghasilkan zat semula.

   2CrO42-  +  2H+  -->   Cr2O72-  +  H2O

         Kuning                  jingga

Cr2O72-  +  2OH-  -->  2CrO42-  +  H2O

         Jungga                   kuning





simak video diatas tentang Percobaan Pergeseran Kesetimbangan, lengkapi tabel dan jawab pertanyaan yang ada dibawah

Langkah Percobaan



PERTANYAAN 

Jelaskan tentang aksi , reaksi yang dilakukan sistem , reaksi bergeser kearah dan akibat dari pergeseran reaksi serta hasil pengamatan,  jika :

Tabung 1 ditambah 1 tetes FeCl3

Tabung 2 ditambah 1 tetes KSCN

Tabung 4 jika ditambah a mL air

Tabung 5 ditambahan 1 tetes NaOH atau ditambah 1 burtir NaH2PO4

Tabung 6 dimasukkan kedalam air panas